
Salah satu benda paling ikonik dalam sejarah perfilman baru saja mencapai tingkat baru di pasar barang koleksi mewah. Lightsaber yang digunakan Luke Skywalker dalam pertarungan menentukan melawan Darth Vader di Star Wars: The Empire Strikes Back terjual seharga US$ 3,75 juta (sekitar R$ 20 juta berdasarkan nilai tukar saat ini), sekaligus mencetak rekor baru untuk properti film dari waralaba tersebut.
Penjualan tersebut berlangsung dalam acara Hollywood & Entertainment Signature Auction yang diselenggarakan oleh Heritage Auctions dan menegaskan meningkatnya minat para kolektor beraset besar terhadap benda-benda yang telah membentuk budaya pop dunia.
Benda yang terkait dengan momen paling berkesan dalam saga tersebut
Lebih dari sekadar properti film, lightsaber tersebut menjadi bagian dari salah satu adegan paling terkenal dalam sejarah perfilman.
Dengan senjata itulah Luke Skywalker menghadapi Darth Vader di Cloud City, Bespin, sebelum pengungkapan yang selamanya mengubah waralaba tersebut: kenyataan bahwa sang penjahat sebenarnya adalah ayahnya.
Lot tersebut juga mencakup mekanisme asli yang digunakan untuk menciptakan adegan ketika tangan karakter itu terputus dalam duel. Peralatan tersebut dikembangkan sebelum era efek digital dan menggunakan prostetik yang dibuat dari cetakan tangan aktor Mark Hamill, sehingga seluruh adegan dapat direkam menggunakan efek praktis.
Barang Star Wars paling berharga yang pernah dilelang
Menurut Heritage Auctions, ini merupakan pertama kalinya perangkat yang digunakan dalam produksi tersebut tersedia bagi publik.
Hasil penjualan melampaui seluruh perkiraan dan menjadikan benda tersebut sebagai properti film Star Wars termahal yang pernah terjual dalam sebuah lelang.
Rekor sebelumnya dipegang oleh miniatur asli pesawat X-Wing yang digunakan dalam Star Wars: A New Hope, yang terjual seharga US$ 3,135 juta pada 2023.

Daya tarik benda-benda bersejarah dari film terus meningkat
Pasar memorabilia internasional sedang mengalami salah satu periode terpanasnya.
Benda-benda yang digunakan dalam produksi klasik telah mencatat nilai penjualan hingga jutaan, didorong oleh para kolektor yang memandangnya sebagai karya seni, investasi, dan bagian dari sejarah dunia hiburan.
Para eksekutif Heritage Auctions menegaskan bahwa minat tersebut bukan hanya disebabkan oleh kelangkaan barangnya, tetapi terutama oleh nilai emosional dari adegan tempat benda itu muncul.
Menurut penilaian rumah lelang tersebut, para pembeli bersaing untuk mendapatkan “sepotong mitologi modern”, karena pertarungan antara Luke Skywalker dan Darth Vader tetap menjadi salah satu momen paling berpengaruh dalam budaya pop.
Simbol yang melampaui generasi
Lebih dari empat dekade setelah The Empire Strikes Back dirilis, lightsaber tersebut tetap menjadi salah satu simbol terbesar dari waralaba ciptaan George Lucas.
Rekor barunya menunjukkan bahwa benda-benda yang terkait dengan adegan bersejarah terus menarik minat besar dari penggemar dan investor, terutama jika memiliki asal-usul yang terverifikasi dan digunakan secara langsung dalam momen-momen perfilman yang tak terlupakan.
Seperti disoroti oleh Luxury Launches, situs yang mengkhususkan diri pada pasar barang mewah, penjualan tersebut memperkuat fakta bahwa benda-benda ikonik dari budaya pop kini menempati posisi di antara aset yang paling diminati para kolektor kelas atas, dengan nilai yang sebanding dengan karya seni dan perhiasan langka.
Sumber dan gambar: Luxury Launches | Heritage Auctions. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
